PAPER P08 · 2021
UAV-Based Remote Sensing Applications for Bridge Condition Assessment
Feroz, S., Abu Dabous, S. — Remote Sensing 13(9):1809
Teks lengkap sudah dibaca Sitasi: openalex: 210 (2026-10-22)
Tinjauan sistematis penilaian kondisi jembatan berbasis UAV, disusun menurut sensor: pencitraan visual, termografi inframerah, LiDAR, dan sensor lain. Tulisan ini menganalisis 65 makalah dari 2000-2020, yang disaring dari sekitar 700 hasil pencarian, dan mencakup faktor kinerja (peralatan, pilot, jenis jembatan, cuaca, regulasi), perencanaan penerbangan, analisis data, dan biaya. Biaya yang dilaporkan sangat beragam, termasuk satu kasus ketika inspeksi UAV lebih mahal. Tantangannya meliputi ketiadaan prosedur standar, angin dan hujan, batas daya baterai, serta hilangnya sinyal GPS di kolong lantai jembatan.
Temuan utama
- 65 papers analysed (2000-2020); about 80% from the last three years
- One study: UAV inspection of fracture-critical members cost about 130% more than an under-bridge truck because it took longer
- Other studies: about 10% cheaper, 66% cost savings, or 46% faster and 61% cheaper
- Thermography about 9% less accurate than hammer sounding for delamination, but 6-8% more accurate than half-cell potential
- Wind limit around 24 km/h recommended for safe operation
Keterbatasan
- Last part of the page (about 15% of text) not read
- Cost figures come from heterogeneous individual studies
- GPR not reviewed as a UAV payload
Untuk tinjauan terbaru dari sisi pengiriman, lihat kartu makalah panduan Logistics Unmanned aerial vehicles in last-mile parcel delivery.